blog-kulo

Booming Manohara ato Ketika Cinta Bertasbih … ?!

Juni 11, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kamis, 11 Juni 2009, saya langsung terhenyak ketika jam kuliah mendapat sms dri kawan sesama bloger, yaitu Mas Hasan (http://hasanjunaidi.wordpress.com) bahwa hari ini launching premiere Film Ketika Cinta Bertasbih serentak di 8 Negara, termasuk Indonesia, saya kaget dan baru ingat, bahwa film ini dikabarkan akan booming persis serupa ketika film Ayat-ayat cinta premier 2008 lalu. saat ini media diramaikan dengan pemberitaan seputar Kasus Manohara, Kasus Pryta, Pilpres 2009 serta berita-berita hangat lainnya, berbeda dengan pemberitaan seputar Film KCB ini, yg terkesan kurang mendapat sorotan dari media, mungkin ini sebuah kejutan dari Sinemart selaku Pelaksana Produksi film ini, buktinya, saya terkejut nih, haha

Sampai tulisan ini saya muat di blog, saya belum menyaksikan film KCB live via XXI ato Cinema 21, bahkan novelnya pun masih rapi terbungkus plastik karena sehari-hari dihadapkan dengan tugas-tugas kuliah sehingga hanya membaca buku-buku seputar perkuliahan, sebenernya ada sedikit penyesalan di lubuk hati paling dalam gak bisa nntn KCB premiere hari pertama, bisa saja n udah pasti atmosfir di semua theather XXI, Cinema 21 dll, mngkn terbalut nuansa film buatan sinemart yg langsung takenya di Kairo, mesir. jAdi yaa beda nntn DVD ama Langsung dx Bioskop, tp DVDnya jg belum ada kan, hmmm Seperti novelnya, Hasil karya tulisan Habbiburrahman El Shirazy yg tulisan itu adalah memang pengalaman beliau ketika menjadi mahasiswa Al Azhar kairo, mesir, banyak karnya BAng Abik ini, termasuk AAC kemarin yang kabarnya, banyak kejanggalan pada pembuatan film AAC kmarin itu, mslh pemain, skenario, take dll, tp secara makna, film AAC merupakan titik balik perfilman indonesa, karena saya lihat, sebelum AAC, film yang selalu booming adalah film film horor macam kuntilanak 1 ampe 5, pcong 1 ampe brapa kmarin tuh, ya pokoknya saya yakin, Ketika CInta Bertasbih lebih bagus n perfect action ktimbang AAC kmarin, sarat makna, penggalian potensi jiwa, bisa bangunin orang2 yang sekiranya terbiasa dengan keglamoran dunia beserta asmara, hehe, film bertema Islam, tapi sangat bagus untuk sosialisasi islam itu sendiri, menguatkan Firman Allah SWT yang selalu di pertegas, bahwa ISlam adalah Rahmattan Lil Allamin, Islam Untuk Semua, Sukses Buat KCB, aku segera menontonmu.

Ketika Cinta Bertasbih

Ketika Cinta Bertasbih

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Mikroprosesor, Mikrokomputer dan Mikrokontroler

Juni 4, 2009 · 1 Komentar

Mikroprosesor
http://id.wikipedia.org/wiki/Mikroprosesor

Sebuah mikroprosesor (disingkat µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) elektronik komputer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah sirkuit terintegrasi semikonduktor.

Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.

Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya.

[sunting] Karakteristik Mikroprosesor

Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor :

1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
5. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.

Mikrokomputer Chip Tunggal
Sebuah mikrokomputer chip tunggal adalah sebuah system computer lengkap (terdiri dari CPU, RAM, ROM dll.) dalam sebuah kemasan VLSI. Sebuah mikrokomputer chip tunggal membutuhkan sangat sedikit komponen-komponen rangkaian eksternal untuk menyediakan seluruh fungsi yang terkait dengan sebuah system computer lengkap (naun biasanya dengan kemampuan input dan output yang terbatas). Mikrokomputer chip tunggal dapat deprogram dengan menggunakan memori programmable yang built-in atau melalui chip-chip memori eksternal. Aplikasi-Aplikasi tipikal dari mikroprosesor chip tunggal meliputi printer computer, pengendali instrument, dan perangkat tambahan. Salah satu contoh yang tipikal adalah Z84C.

Mikrokontroler

1. Apa itu mikrokontroler ?

Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh, bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen, artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya. Begitu pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat membuat program untuk membuat suatu sistem pengaturan otomatik menggunakan mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler merupakan komputer didalam chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara harfiahnya bisa disebut “pengendali kecil” dimana sebuah sistem elektronik yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka :
bullet Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas
bullet

Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
bullet Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak

Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain, mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.

Kembali ke atas

2. Manfaat/prospek apa yang bisa saya peroleh jika menguasai mikrokontroler ?

Banyak sekali, dengan melihat penjelasan nomor 1, maka “batasnya hanya imajinasi Anda”. Dengan menguasainya, kita bisa menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari seperti mengendalikan suatu perangkat elektronik dengan berbagai sensor dan kondisi seperti cahaya, getaran, panas, dingin, lembab dan lain-lain. Sekedar contoh sederhana penggunaan mikrokontroler, lihatlah disekitar lingkungan Anda ada toaster, mesin, cuci, microwave kemudian tengoklah didunia pertanian Anda bisa membuat kontrol kelembaban untuk budidaya jamur dsb, didunia perikanan Anda bisa mengendalikan suhu air kolam dsb. Bahkan Anda bisa membuat PABX mini, SMS Gateway, atau kearah military Anda bisa membuat radio militer frekuensi hopping (radio komunikasi anti sadap dengan lompatan frekuensi 100 kali dalam 1 detik), sistem monitoring cuaca dengan balon udara, automatic vehicel locator (menggunakan GPS) dan sebagainya. Semua itu sekedar contoh, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan dengan mikrokontroler.

Sebagai prospek, arah perkembangan dunia elektronika saat ini adalah ke embedded system (sistem tertanam) atau embedded electronic (elektronik tertanam). salah satunya dengan menggunakan mikrokontroler, jadi jika Anda belajar dan menguasai mikrokontroler sudah tepat pada jalurnya.

Kembali ke atas

3. Ada berapa macam/jenis mikrokontroler itu ?

Secara teknis hanya ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga sendiri-sendiri.

RISC kependekan dari Reduced Instruction Set Computer : instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak

CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer : instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.

Tentang jenisnya banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS51 yang diproduksi Atmel, Philip, Dallas, keluarga PIC dari Microchip, Renesas, Zilog. Masing-masing keluarga juga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sulit sekali untuk menghitung jumlah mikrokontroler, namun jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut silakan mengunjungi web site www.microcontroller.com

Kembali ke atas

4. Sebagai langkah awal mikrokontroler mana yang sebaiknya saya pelajari ?

Tidak ada yang paling baik atau lebih baik, namun tips dibawah barangkali bermanfaat bagi Anda :
bullet

Lingkungan Anda, artinya mikrokontroler apa yang dominan di lingkungan Anda ?. Akan lebih mudah belajar bersama daripada sendirian sehingga mudah untuk bertanya jawab jika ada kesulitan.
bullet

Ketersediaan perangkat untuk proses belajar (development tool)
bullet

Harga mikrokontroler, tips terakhir bisa diabaikan jika bukan menjadi kendala bagi Anda.

Ditinjau dari buku-buku mikrokontroler berbahasa Indonesia nampaknya mikrokontroler yang dominan saat ini dari keluarga MCS51. Yang perlu Anda ketahui antara satu orang dengan orang lain akan berbeda dalam hal mudah mempelajari. Jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman BASIC Anda bisa menggunakan mikrokontroler BASIC Stamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman JAVA Anda bisa menggunakan Jstamp, jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman C++ bisa Anda manfaatkan untuk keluarga MCS51 dan masih banyak lagi. Namun semua kembali kepada Anda yang berminat mempelajari dan memperdalam mikrokontroler

Kembali ke atas

5. Bagaimana cara menguasai mikrokontroler ?

Ada 2 cara :

1. Belajar sendiri (otodidak), Anda bisa mempelajari sendiri mikrokontroler dengan panduan buku dan peralatan yang diperlukan, mulailah dari contoh-contoh sederhana. Jika ada kesulitan tanyakan kepada kepada teman Anda yang lebih tahu tentang mikrokontroler atau bisa Anda utarakan ke mailing list yang membahas mengenai hal ini.

2. Melalui lembaga Pendidikan, cara kedua ini bisa Anda dapatkan baik melalui pendidikan formal seperti sekolah, perguruan tinggi, maupun pendidikan non formal (kursus, pelatihan, les dan sejenisnya). Dengan cara ini Anda akan lebih terprogram dan cepat dalam penguasaan mikrokontroler.

Kata kucinya adalah : kemauan untuk belajar disertai latihan, latihan, dan latihan. Jika Anda berminat mempelajari mikrokontroler mulailah dengan mempelajari teori serta mempraktekannya. Anda bisa memulai mikrokontroler dengan mengaktifkan sebuah LED, setelah itu cobalah bermain-main menggeser LED dan mencoba instruksi-instruksi lain. Lambat laun Anda akan memahami bagaimana struktur program yang benar. Belajar mikrokontroler sama halnya seperti belajar ilmu komputer, sulit bukan jika belajar ilmu komputer secara teori tanpa praktek ?

Kembali ke atas

6. Bagaimana dengan ketersediaan komponen mikrokontroler ?

Anda bisa mencari komponen di toko elektronika di kota Anda, jika Anda mengalami kesulitan tentang hal ini segeralah bertanya kepada teman yang lebih tahu atau ke mailing list, solusi akan segera Anda dapatkan. Jika Anda ingin memulai belajar mikrokontroler Anda bisa membuat sendiri perangkat prakteknya (development tool) dengan komponen-komponen yang tersedia di toko-toko elektronika di kota Anda, bahkan dibeberapa toko menyediakan kit/modul mikrokontroler siap pakai bagi Anda yang mempunyai keterbatasan waktu untuk membuatnya.

→ 1 CommentKategori: Uncategorized

Januari 10, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pengenalan Assembly

Pengenalan Assembly
Penulis  : oh_gayo

Disunting Ulang Oleh : Okki Mardianto (Comp Engineering BSI Jatiwaringin)
Press : ISD
Tahun : 2003

Sunting Ulang: Januari 2009
1. Apakah Sebenarnya Bahasa Assembly itu?

——————————————-

Bahasa Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level Language) dan hanya setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language).

2. Mengapa Assembly?

———————-

Assembly memiliki kelebihan yang tidak dapat digantikan oleh bahasa pemrogaman manapun. Diantaranya adalah :

- Hasil program memiliki tingkat kecepatan yang tinggi.

- Ukuran dari program kecil.

- Sangat mudah untuk mengakses Sistem Komputer.

3. Apakah Segment dan Offset itu?

———————————–

Segment dan Offset merupakan suatu angka 16 bit (direpresntasikan dalam bilangan hexa) yang menunjukkan suatu alamat tertentu di memory komputer. Pasangan segment : offset ini disebut juga alamat relatif. Selain alamat relatif, terdapat juga alamat mutlak berupa angka 20 bit (juga direpresentasikan dalam bilangan hexa). Alamat mutlak ini dapat dihitung dengan mengalikan segment dengan 10 hexa dan ditambahkan dengan offset.

Contoh : segment : offset

0100 : 1234

Alamat relatifnya adalah : 02234

4. Apakah Interrupt itu?

————————–

Interrupt adalah permintaan kepada microprocessor untuk melakukan suatu perintah. Ketika terjadi permintaan interupsi, microprocessor akan mengeksekusi interrupt handler , yaitu suatu program yang melayani interupsi. Setitap interrupt handler itu memiliki alamat masing – masing yang disimpan dalam bentuk array yang masing – masing terdiri dari 4 byte (2 offset dan 2 segment). Array ini disebut vektor interupsi . Vektor interupsi ini disusun berdasarkan nomor interupsi yaitu dari hexa. Selain itu, dikenal juga istilah service dan subservice, maksudnya adalah bahwa setiap interrupt itu dibagi menjadi beberapa bagian yang mempunyai tugas masing – masing. Tetapi ada juga interrupt yang tidak memiliki service, contohnya int 29.
5. Apakah Register itu?

————————-

Register adalah merupakan sebagian memory dari microprocessor yang neniliki kecepatan sangat tinggi. Dapat juga dianalogikan bahwa register merupakan kaki tangan dari microprocessor.

Register dibagi menjadi lima bagian besar yaitu :

1. Segment Register (16 bit)

Register untuk menunjukkan alamat dari suatu segment. Yang termasuk register segment :

. CS (Code Segment)

Menunjukkan alamat segment dari program yang sedang aktif.

. DS (Data Segment)

Menunjukkan alamat segment dari data program (variabel).

. SS (Stack Segment)

Menunjukkan alamat segment dari stack yang digunakan program.

. ES (Extra Segment)

Merupakan register segment cadangan.

2. Pointer dan Index Register (16 bit) Register untuk menunjukkan alamat dari suatu offset.

Yang termasuk register pointer dan index :

. SP (Stack Pointer)

Berpasangan dengan SS (SS : SP).

. BP (Base Pointer)

Berpasangan dengan SS (SS : BP).

. DI (Destination Index)

Berpasangan dengan ES (ES : DI). Dipakai untuk operasi string.

. SI (Source Index)

Berpasangna dengan DS (DS : SI). Dipakai untuk operasi string.

3. General Purpose Register (16 bit)

Register ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, tetapi masing – masing juga memiliki fungsi khusus. Jenis register ini memiliki ciri khas, yaitu dapat dibagi lagi menjadi register 8 bit, register tinggi/high, dan register rendah/low.

Yang termasuk register general purpose :

. AX –> AH|AL (Accumulator)

Untuk menangani operasi arithmatika.

. BX –> BH|BL (Base)

Untuk menunjukkan alamat offset.

. CX –> CH|CL (Counter)

Untuk looping, menunjukkan berapa kali looping terjadi.

. DX –> DH|DL (Data)

Untuk menampung sisa pembagian bilangan 16 bit.

4. Index Pointer Register (16 bit)

Hanya terdiri dari 1 register yaitu IP yang berpasangan dengan reguster CS (CS : IP) untuk menunjukkan alamat instruksi selanjutnya yang akan dieksekusi.

0125. Flags Register (1 bit)

Register ini berfungsi untuk menunjukkan suatu kondisi (ya atau tidak).

Register ini hanya bernilai 0 dan 1.

Yang termasuk register flags :

. OF (Overflow Flag) 1 jika terjadi overflow

. SF (Sign Flag) 1 jika digunakan bilangan bertanda

. ZF (Zero Flag) 1 jika hasil operasi bernilai 0

. CF (Carry Flag) 1 jika operasi menghasilkan carry

. PF (Parity Flag) 1 jika hasil operasi bilangan genap

. DF (Direction Flag) 1 jika alur proses alur proses menurun pada string

. IF (Interrupt Flag) 1 jika proses dapat diinterupsi

. TF (Trap Flag) 1 jika dapat ditrace / debug

. AF (Auxiliary Flag) digunakan pada operasi bilangan BCD

. NT (Nested Task) digunakan untuk menangani interupsi beruntun

. IOPL (I/O Protection Level) digunakan untuk mode proteksi (2 bit)

6. Bagaimana memulai Assembly?

———————————

Bahasa assembly tidak seperti bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang biasanya memiliki IDE – Integrated Development Environment, bahasa assembly dapat diketikkan dalam berbagai macam editor teks, misalnya BC, TC, TURBO, NOTEPAD, EDIT, dan editor teks lainnya. Yang perlu diingat bahwa ekstensi dari program assembly haruslah .ASM. Setelah program assembly diketikkan dan disimpan dengan ekstensi .ASM, maka program tersebut harus dikompilasi menjadi Object File berekstensi .OBJ, dan kemudian harus dilink menjadi executable file (.EXE/.COM), executable file inilah yang baru dapat dijalankan.
Untuk mengcompile : C:\TASM

Untuk melink : C:\LINK

C:\Option /t untuk melink file ke .COM

C:\Untuk melink menjadi .EXE, hilangkan option /t ini.

atau pake cara langsung :

7. Apakah Perbedaan .COM dan .EXE?

————————————

Perbedaan program .COM dan .EXE adalah :

Program .COM Program .EXE

- Hanya menggunakan 1 segment untuk º – Menggunakan banyak segment.

- code, data, dan stack. º

- Ukuran program relatif kecil º – Ukuran program relatif besar

- Hasil program lebih cepat º – Hasil program lebih lambat

- Hanya dapat menangani program kecil º – Dapat menangani program yang besar(<=64 KByte).

8. Bagaimana Struktur Program .COM?

————————————-

Untuk .COM dan .EXE memiliki struktur program yang berbeda, untuk kesempatan ini hanya akan dibahas struktur program .COM.

Berikut ini struktur program .COM (tanda ; adalah untuk komentar) :

nama_segment segment ; nama_segment diisi terserah anda

; Baris ini untuk memberikan nama sebuah segment

assume cs : nama_segment ; Menunjukkan CS ke segment yang sudah kita beri nama

org 100h ; Untuk PSP – Program Segment Prefix

; PSP ini digunakan untuk berhubungan dengan DOS

label_pertama : ; Di Assembly, minimal harus ada satu label,

; penamaan label terserah anda

mov ah,04ch ; service

int 21h ; int 21h service 04ch merupakan instruksi untuk

; keluar dari program

nama_segment ends ; Akhir dari sebuah segment

end label_pertama ; Label yang paling pertama harus ditutup dengan perintah ini

9. Bagaimana Variabel dalam Assembly?

————————————–

Dalam assembly dikenal beberapa jenis data, yaitu :

- db (define byte) –> Besarnya 1 byte (0h – FFh)

- dw (define word) –> Besarnya 2 byte (0h – FFFFh)

- dd (define double word) –> Besarnya 4 byte (0h – FFFFFFFFh)

- df (define far word) –> Besarnya 6 byte (0h – FFFFFFFFFFFFh)

- dq (define quad word) –> Besarnya 8 byte (0h – FFFFFFFFFFFFFFFFh)

- dt (define temp word) –> Besarnya 10 byte (0h – FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFh)

10. INT, MOV, JMP, dan LEA

—————————-

INT

INT adalah perintah untuk melaksanakan suatu interupsi.

Syntaxnya adalah : INT no_interupsi

Contoh : INT 20h ; untuk program terminate

MOV

mOV adalah perintah untuk mengisi nilai ke register, variabel, atau alamat memory tertentu.

Syntaxnya adalah :MOV destination,source

Contoh : MOV AX,5 ; nilai AX akan berisi 5

JMP

JMP adalah perintah untuk melakukan lomptan ke label tertentu.

Syntaxnya adalah : JMP nama_label

Contoh : JMP label1 ; Program akan melompat ke label1

LEA

LEA adalah perintah untuk mendapatkan alamat dari sebuah variabel.

Syntaxnya adalah : LEA variabel

Contoh : lea si,bil1 ; si akan berisi offset bil1

11. Tambahan

————–

Beberapa hal penting yang perlu diingat :

. Bagian deklarasi variabel tidak boleh dijalankan, harus dilewati dengan melakukan lompatan ke label setelahnya.

. Semua perintah assembly yang membutuhkan 2 operand seperti MOV memiliki syarat sebagai berikut :

- Kedua operand besarnya harus sama.

Contoh : MOV ax,bl ; ini salah karena AX 16 bit dan bl 8 bit

MOV al,bl ; ini benar, AL dan BL besarnya 8 bit

- Kedua operand tidak boleh keduanya variabel

Contoh :

MOV a,b ; ini salah, kedua operand a dan b adalah variabel

MOV al,b ; kedua perintah ini untuk menggantikan perintah

MOV a,al ; yang salah diatas

- Register segment tidak boleh diisi langsung, harus menggunakan perantara

Contoh :

MOV es,0b800h : salah, es tidak boleh diisi langsung

MOV ax,0b800h ; kedua perintah ini untuk menggantikan perintah

MOV es,ax ; yang salah diatas

. Untuk intterupt, ingatlah bahwa setiap interrupt memiliki syarat – syarat sebelum dipanggil. Penuhi syarat – syarat itu sebelum melakukan intterupt.

12. Contoh Program Sederhana

——————————

Program berikut ini akan membersihkan layar, kemudian akan muncul sebuah kalimat dan akan diminta untuk memasukkan sebuah karakter. Kemudian akan ditampilkan lagi sebuah kalimat diikuti dengan karakter yang tadi dimasukkan. code segment

assume cs : code

org 100h

begin : jmp start

kal1 db ‘Masukkan sebuah karakter : $’

kal2 db 10,13,’Karakter yang anda masukkan adalah : $’

kar db ?

start : mov ah,0

mov al,3h

int 10h

mov ah,9h

lea dx,kal1

int 21h

12mov ah,1h

int 21h

mov kar,al

mov ah,9h

lea dx,kal2

int 21h

mov al,kar

int 29h

mov ah,4ch

int 21h

code ends

end begin

Simpanlah program diatas dengan ekstensi .asm (misal test.asm), kemudian compile program tersebut dengan perintah :

tasm

misal : tasm test.asm

Maka akan dihasilkan sebuah object file berekstensi .obj, kemudian link file tersebut dengan perintah :

tlink /t

misal : tlink /t test.obj

Maka akan dihasilkan sebuah file berekstensi .com, cobalah jalankan !

Penjelasan :

- Perhatikan baris begin : jmp start, karena baris berikutnya adalah deklarasi variabel, maka harus dilewati dengan perintah jmp start (melompat ke label start).

- Pada baris kal1 db ‘Mas….. $’ disini kita mendeklarasikan sebuah variabel untuk pencetakan string, ingatlah selalu untuk menambahkan tanda ‘$’ diakhir sebuah string.

- Pada baris kal2 db 10,13,’… $’ sama seperti baris sebelumnya, tetapi disini kita menambahkan 2 karakter, karakter 10 untuk turun baris, karakter 13 untuk memindahkan kursor ke awal baris.

- Pada barus start : mov ah,0 sampai baris int 10h, disini kita melakukan interupsi 10h service 0h, yaitu untuk mengganti modus layar, al berisi 3 berarti modusnya adalah teks 80 x 25. Efek yang terjadi adalah layar akan bersih.

- Pada baris mov ah,9 sampai baris int 21h (2 baris dibawahnya), kita melakukan int 21h service 9h, yaitu untuk mencetak sebuah string. Register dx harus berisi alamat dari string yang akan dicetak.

- Pada baris mov ah,1h sampai baris mov kar,al, kita menggunakan int 21h service 01h, yaitu untuk meminta input 1 karakter dan ditampilkan ke layar. Karakter yang diinput akan berada pada register al setelah interupsi dilakukan, maka kita isikan ke variabel kar dengan perintah mov kar,al

- Selanjutnya pada baris mov al,kar dan int 29h, kita menggunakan int 29h yang tidak memiliki service, fungsinya untuk mencetak 1 karakter yang ada pada register al.

note : untuk melihat nomor-nomor service-service yang terdapat pada komputer gunakan program Helppc

Semoga bermanfaat untuk bisa diamalkan …..

Posting Ulang by : Okki Mardianto

Pemilik Asli Artikel: http://caturhacker.blog.com

BINA SARANA INFORMATIKA – COMPUTER ENGINEERING 2009

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Microprosesor (pendek)

Januari 10, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

J silicon chip yang berisi CPU. In the world of personal computers , the terms microprocessor and CPU are used interchangeably. Dalam dunia komputer, CPU dan microprocessor istilah ini digunakan interchangeably. At the heart of all personal computers and most workstations sits a microprocessor. Di jantung dari semua komputer pribadi dan kebanyakan workstation yang duduk microprocessor. Microprocessors also control the logic of almost all digital devices , from clock radios to fuel-injection systems for automobiles. Microprocessors juga mengontrol logika hampir semua perangkat digital, dari radio jam untuk bahan bakar-injection sistem untuk mobil.

Three basic characteristics differentiate microprocessors: Dasar karakteristik yang membedakan tiga microprocessors:

  • Instruction set : The set of instructions that the microprocessor can execute. Instruksi menetapkan: The set instruksi microprocessor yang dapat dijalankan.
  • bandwidth : The number of bits processed in a single instruction. bandwidth: Jumlah bit diproses dalam satu instruksi.
  • clock speed : Given in megahertz ( MHz ), the clock speed determines how many instructions per second the processor can execute . clock speed: Karena dalam megahertz (MHz), maka clock speed menentukan berapa banyak instruksi per detik prosesor dapat dijalankan.
  • In both cases, the higher the value, the more powerful the CPU. Dalam kedua kasus, semakin tinggi nilai, semakin kuat CPU. For example, a 32-bit microprocessor that runs at 50MHz is more powerful than a 16-bit microprocessor that runs at 25MHz. Misalnya, 32-bit microprocessor yang berjalan pada 50MHz lebih kuat dari yang 16-bit microprocessor yang berjalan pada 25MHz.

    In addition to bandwidth and clock speed, microprocessors are classified as being either RISC (reduced instruction set computer ) or CISC (complex instruction set computer). Selain bandwidth dan clock speed, microprocessors yang diklasifikasikan sebagai salah satu RISC (Reduced Instruction Set Computer) atau CISC (Complex Instruction Set Computer).

    → Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

    Hello world!

    Januari 5, 2009 · 1 Komentar

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

    → 1 CommentKategori: Uncategorized